EKOWISATA ANGGREK DI BUMI PERKEMAHAN GELAGAH ARUM

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati mulai menginventarisasi beberapa jenis anggrek yang nantinya akan ditanam di Taman Anggrek, Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kandang Tepus, Kecamatan Senduro.

Wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lumajang berkeliling untuk melihat berbagai jenis tanaman anggrek di berbagai lokasi budidaya anggrek, Minggu (9/8/2020).

Ada yang menarik perhatian Wabup saat itu. Jenis tanaman anggrek yang sangat kecil yang diklaim sebagai tanaman anggrek terkecil di Indonesia, bunganya hanya ukuran milimeter, itulah Anggrek Mini atau yang biasa juga di sebut Anggrek Hantu karena memang tidak terlihat mata jika tidak benar-benar diamati secara jelas.

Wabup mengatakan nantinya taman anggrek glagah arum akan dipenuhi oleh tanaman anggrek endemik semeru dan beberapa jenis anggrek lainnya untuk kepentingan edukasi.

Rencana pembangunan taman anggrek di Bumi Perkemahan Gelagah Arum mendapatkan respon yang baik dari pecinta dan pembudidaya anggrek. Ada beberapa pecinta anggrek yang menyumbangkan sebagian koleksinya untuk ditanam di Buper Glagah Arum.

"Nanti yang anggrek dari masyarakat akan kita kasih nama dari yang menyumbangkan dan dikasih nama anggrek dari jenis apa," ujarnya.

Wabup menyampaikan terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam pembangunan taman anggrek. Dirinya berharap nantinya keberadaan taman anggrek salain untuk menarik wisatawan, juga untuk kepentingan edukasi dan penelitian tumbuhan. (Kominfo-Lmj/Fd).